Postingan

Awal Pertemuan

Gambar
Hari ketika kita dipertemukan Ketika kita mulai mengenal Berawal benci hingga pertemanan Lalu hingga saat ini menjadi kekasih Ntah berapa banyak masalah yang ada Berapa banyak waktu yang kau buang Berapa banyak manusia yang tersia-siakan , semua seakan tak berguna Seberapa sering kita berdebat hanya karna masalah sepele Terimakasih untuk bertahan sejauh ini Tetap bersamaku ketika sikapku berulangkali membuatmu berfikir untuk pergi Terimakasih untuk selalu mengerti Memaklumi keputusanku bahkan ketika itu menyakitimu Terimakasih untuk menjauh dari apa yang tak kusuka -Bahkan jika saat itu kau memerlukannya Terimakasih untuk perasaan tulus itu Dan maaf jika aku selalu menyakitimu berulang kali Maaf jika aku slalu melarangmu ketika kau pergi Slalu mengganggumu setiap saat dengan chatting yang tak penting Masih belum bisa menjauh dari apa yang tak kau suka Maaf jika aku slalu saja tak hiraukan laranganmu Tapi untuk semua itu aku punya alasan : Aku melarangmu karna aku takut kau ber...

Hujan Dan kamu

Hujan lagi! Hujan lagi! Aku benci saat malam yang damai tiba-tiba terusik dengan suara tidak penting dari hujan. Aku benci dimana ada bau khas sehabis hujan itu turun. Suara maupun aroma hujan itu selalu berhasil menembusnya. Menembus kenangan yang sama sekali tidak aku inginkan. Hujan lagi!! Aku benci dengan semua orang mengartikan keromantisan ketika hujan datang. Aku benci hujan! Dia turun dengan membawa serpihan kenangan yang mau tak mau harus aku ingat lagi. Dan serpihan itu berubah menjadi sepenggal kenangan indah yang menyakitkan. Bagaimana mungkin aku bisa menghentikan hujan? Turunnya hujan hanya akan membuatku semakin rapuh, semakin jatuh dan tidak semakin tangguh. Karena hujan itu membawa serta dirimu dan semua kenangan itu yang berulang kali aku tegaskan bahwa aku sudah tak menginginkannya. Bagaimana mungkin aku bisa menghentikan ingatan itu? Jika suara dan aroma hujan menyentuh indraku. Mereka membangkitkan kenangan itu, Saat pertama kalinya kita saling men...